Emas Mendekati level atas EMA 200-Jam Meski Dolar AS Tetap Defensif. mas mengamati ke utara, setelah mendapat penerimaan di atas exponential moving average (EMA) 200-jam $1.213 hari ini sebelumnya. Saat penulisan, logam kuning diperdagangkan di $1.215. Nemesis terbesar emas – indeks dolar – merosot di bawah 97,00 di Asia, setelah memetakan divergensi bearish RSI awal pekan ini. Selain itu, angka penjualan ritel yang lebih baik dari perkiraan yang dirilis kemarin gagal mengangkat dolar. Akibatnya, mata uang Amerika tampak rentan. Lebih lanjut, saham Asia berayun di antara naik dan turun. Pada saat penulisan, Nikkei Jepang turun 0,30 persen dan Hang Seng Hong Kong melaporkan penurunan 0,5 persen. Sementara itu, Kospi Korea Selatan dan Shanghai Composite melaporkan kenaikan marjinal. Kurangnya bias arah yang jelas dalam ekuitas Asia dapat membantu logam safe haven memanfaatkan penembusan bullish di atas EMA 200-jam. Sementara itu, teknikal juga menyerukan kenaikan lebih lanjut. Misalnya, EMA 50-jam dan 100-jam menghasilkan persilangan bullish beberapa menit sebelum penulisan dan RSI per jam bertahan bullish di atas 50,00. sumber: FXStreet Indonesia . #firststatefutures #firststatesurabaya #firststatebali #firststatesolo #pialangberjangka #bappebti #pialangresmi #tradingmarket #invest #investment #investasi #menabungemas #forex #forextrader #gold #buygold #cpo #olein #coffee #bilateral #multilateral #bursaberjangkajakarta #jakartafuturesexchange #icdx #bkdi #surabaya #solo #bali #jember #indonesia . IG : @firststatefuturesofficial FB : @firststatefuturesofficial

12

0